Jalankan Gateway OpenClaw yang persisten dan selalu aktif di Raspberry Pi. Karena Pi hanya berfungsi sebagai gateway (model berjalan di cloud melalui API), bahkan Pi sederhana dapat menangani beban kerja dengan baik — biaya perangkat keras biasanya $35–80 sekali bayar, tanpa biaya bulanan.Documentation Index
Fetch the complete documentation index at: https://docs.openclaw.ai/llms.txt
Use this file to discover all available pages before exploring further.
Kompatibilitas perangkat keras
| Model Pi | RAM | Berfungsi? | Catatan |
|---|---|---|---|
| Pi 5 | 4/8 GB | Terbaik | Paling cepat, direkomendasikan. |
| Pi 4 | 4 GB | Baik | Pilihan ideal untuk sebagian besar pengguna. |
| Pi 4 | 2 GB | Oke | Tambahkan swap. |
| Pi 4 | 1 GB | Terbatas | Memungkinkan dengan swap, konfigurasi minimal. |
| Pi 3B+ | 1 GB | Lambat | Berfungsi tetapi terasa lamban. |
| Pi Zero 2 W | 512 MB | Tidak | Tidak direkomendasikan. |
Prasyarat
- Raspberry Pi 4 atau 5 dengan RAM 2 GB+ (4 GB direkomendasikan)
- Kartu MicroSD (16 GB+) atau SSD USB (performa lebih baik)
- Catu daya Pi resmi
- Koneksi jaringan (Ethernet atau WiFi)
- Raspberry Pi OS 64-bit (wajib — jangan gunakan 32-bit)
- Sekitar 30 menit
Penyiapan
Flash OS
Gunakan Raspberry Pi OS Lite (64-bit) — desktop tidak diperlukan untuk server headless.
- Unduh Raspberry Pi Imager.
- Pilih OS: Raspberry Pi OS Lite (64-bit).
- Di dialog pengaturan, prakonfigurasikan:
- Hostname:
gateway-host - Aktifkan SSH
- Atur nama pengguna dan kata sandi
- Konfigurasikan WiFi (jika tidak menggunakan Ethernet)
- Hostname:
- Flash ke kartu SD atau drive USB Anda, masukkan, lalu boot Pi.
Jalankan onboarding
Akses Control UI
Di komputer Anda, dapatkan URL dasbor dari Pi:Lalu buat tunnel SSH di terminal lain:Buka URL yang dicetak di browser lokal Anda. Untuk akses jarak jauh yang selalu aktif, lihat integrasi Tailscale.
Tips performa
Gunakan SSD USB — Kartu SD lambat dan cepat aus. SSD USB meningkatkan performa secara drastis. Lihat panduan boot USB Pi. Aktifkan cache kompilasi modul — Mempercepat pemanggilan CLI berulang di host Pi berdaya lebih rendah:systemctl --user daemon-reload && systemctl --user restart openclaw-gateway.service. Pada Pi headless, aktifkan juga lingering sekali agar layanan pengguna tetap bertahan setelah logout: sudo loginctl enable-linger "$(whoami)".
Penyiapan model yang direkomendasikan
Karena Pi hanya menjalankan gateway, gunakan model API yang di-host di cloud:Catatan biner ARM
Sebagian besar fitur OpenClaw berfungsi di ARM64 tanpa perubahan (Node.js, Telegram, WhatsApp/Baileys, Chromium). Biner yang sesekali tidak memiliki build ARM biasanya adalah alat CLI Go/Rust opsional yang dikirim oleh skills. Verifikasi halaman rilis biner yang hilang untuk artefaklinux-arm64 / aarch64 sebelum beralih ke build dari sumber.
Persistensi dan pencadangan
Status OpenClaw berada di bawah:~/.openclaw/—openclaw.json,auth-profiles.jsonper agen, status kanal/penyedia, sesi.~/.openclaw/workspace/— ruang kerja agen (SOUL.md, memori, artefak).
Pemecahan masalah
Kehabisan memori — Verifikasi swap aktif denganfree -h. Nonaktifkan layanan yang tidak digunakan (sudo systemctl disable cups bluetooth avahi-daemon). Gunakan hanya model berbasis API.
Performa lambat — Gunakan SSD USB alih-alih kartu SD. Periksa throttling CPU dengan vcgencmd get_throttled (seharusnya mengembalikan 0x0).
Layanan tidak dapat dimulai — Periksa log dengan journalctl --user -u openclaw-gateway.service --no-pager -n 100 dan jalankan openclaw doctor --non-interactive. Jika ini Pi headless, verifikasi juga bahwa lingering diaktifkan: sudo loginctl enable-linger "$(whoami)".
Masalah biner ARM — Jika skill gagal dengan “exec format error”, periksa apakah biner memiliki build ARM64. Verifikasi arsitektur dengan uname -m (seharusnya menampilkan aarch64).
WiFi terputus — Nonaktifkan manajemen daya WiFi: sudo iwconfig wlan0 power off.
Langkah berikutnya
- Kanal — hubungkan Telegram, WhatsApp, Discord, dan lainnya
- Konfigurasi Gateway — semua opsi konfigurasi
- Memperbarui — jaga OpenClaw tetap terbaru